June 17, 2010

Bupati Sumedang H Don Murdono Terima Anugrah KNPI Award 2010

SEIRING dengan anugrah KNPI Award 2010 dari DPD KNPI Jawa Barat yang diterima Bupati Sumedang H Don Murdono, Selasa (15/6) lalu, Ketua DPD KNPI Sumedang Dadang Kusna Efendi justru mengaku prihatin. Pasalnya, perhatian yang demikian besar Kepala Daerah dalam pembinaan kepemudaan, ternyata tidak ditindaklanjuti dengan perhatian serius dari dinas/instansi.
“Benar, bahwa Pak Bupati memberikan dorongan baik moril maupun materil kepada kaula muda sebagai generasi penerus yang tak lain adalah calon-calon pemimpin di masa mendatang. Persoalannya, kebijakan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh dinas/instansi,” kata Dadang Kusna Efendi, Kamis (17/6).
Menurut dia, penghargaan berupa KNPI Award 2010 dari DPD KNPI Jabar yang diserahkan Wagub Jabar H Dede Yusuf dalam Rakerda II DPD KNPI Jabar tersebut, pantas diterima Bupati H Don Murdono. “Memang kita usulkan untuk menerima anugrah, tetapi penilaian objektif berada di tangan DPD KPNI Jawa Barat,” paparnya.
Diakui, DPD KNPI Sumedang merasa bangga atas perhatian Bupati Sumedang yang telah memberikan perhatian sangat besar terhadap kepemudaan. “Bukan hanya berbentuk materi yang dituangkan dalam APBD, melainkan dorongan moril beliau kepada kegiatan kepemudaan sehingga mendapat poin besar dalam peraihan KNPI Award tersebut,” ujar Dadang.
Diharapkan, momentum penerimaan KNPI Award 2010 tadi akan menjadi titik awal kebangkitan perhatian dari dinas/intansi. “Banyak kegiatan kepemudaan yang kita gelar, tetapi minim sekali mendapat perhatian dari dinas/instansi. Kondisi ini mestinya dapat diubah mulai sekarang ini,” tandasnya.
Bupati H Don Murdono melalui Kabag Humas Setda Tono Martono ketika dihubungi di tempat terpisah, membenarkan penganugrahan KNPI Award 2010 tersebut hanya kepada tujuh Bupati/Walikota di Jawa Barat yang salah satu di antaranya Bupati H Don Murdono.
“Ini merupakan bentuk penghargaan DPD KNPI Jabar kepada beliau atas keberhasilannya membina pemuda di daerah. Dan, ini bisa dijadikan momentum penting bagi Pemda untuk secara bersama-sama membangun kepemudaan,” ungkapnya,
Tono melihat dari aspek kebijkan Bupati Sumedang yang secara serius memperhatikan kegiatan pemuda. “Kalaupun terdapat kelemahan di level dinas/instansi sehingga muncul penilaian kurang perhatian terhadap pemuda, melalui momentum saat inilah kita harus melakukan perubahan-perubahan,” tandasnya.
Di masa mendatang, kata Tono, perlu adanya pemberdayaan pemuda dalam berbagai kegiatan di setiap SKPD. “Walaupun sebenarnya di lapangan, banyak kegiatan kemasyarakatan maupun kegiatan SKPD yang melibatkan pemuda, namum ke depan perlu lebih diberdayakan lagi sebagai wahana pembelajaran bagi calon-calon pemimpin di masa mendatang,” kata mantan Camat Cimanggung ini.
Ia mencontohkan dalam kegiatan penegakkan demokrasi seperti Pemilihan Kepala Desa, Penilihan Kepala Daerah hingga Pemilu, kaula muda banyak terlibat di dalamnya seperti di PPS hingga KPPS ataupun Panitia Pengawas Pemilu. “Pemberdayaan pemuda ini sebenarnya telah menjadi komitmen Pak Bupati,” tambahnya.***
Incubationer LTD


Bookmark and Share Share/Save/Bookmark

0 comments: